Senin, 10 Februari 2014

kamu...apa kabar kamu? berdebu *ambil kemoceng*

bingung.

aku? apa kabar? masih bernafas. meski berat. baik. setidaknya aku harus yakin aku baik agar aku benar2 menjadi baik bukan? mudah2an aku baik.

aku. masih aku yang...kosong. masih aku yang terombang-ambing dalam ketakutanku sendiri. ketakutan yang aku sendiri tidak mengerti. apa.

banyak takut. jamak. bukan hanya satu. seperti orang tidak punya tuhan saja.

sudah dua kali akhir pekan ini, saya pergi dan pulang hanya dengan membawa penyesalan, "harusnya emang hari ini gk usah kemana-mana". cih. saya lupa klo akhir pekan itu saatnya orang-orang senang-senang, bakar penat. adalah salah saya sendiri saat saya tanpa pikir panjang pergi ke tempat2 tujuan orang2 buang penat. saya lupa bukan saya saja manusia yang pergi ke tempat2 buang penat dengan tujuan demikian. saya ceroboh. dan akhirnya saya harus bertemu mereka yang tidak ingin saya temui. bukan "dia", tapi "mereka". mengerti maksud saya? bukan hanya satu orang, tapi banyak orang.

entah sejak kapan dan sebab apa, saya selalu gelisah saat saya harus berhadapan dengan orang lain. siapapun itu. saya terlalu lama menghilang, terombang-ambing dalam ketidakpastian akan diri saya sendiri, kelaparan, kehausan. terlalu lama yang membuat saya kelu. saya semacam lupa bagaimana harusnya berinteraksi dengan sesama manusia (saya masih manusia kan?). saya tidak tahu saya musti jawab apa saat orang bertanya tentang saya. saya sendiri tidak mengerti, bagaimana saya bisa memberi jawaban?

absurd.

belum lama saya baca sepintas judul sebuah artikel. tentang seseorang yang ditemukan dalam keadaan hidup setelah sekian lama (14 bulan?) hilang terombang-ambing di tengah lautan. entah bagaimana cara dia hidup. entah bagaimana pula cara dia menjaga semangat hidup tetap membara. saya jadi berangan. saya, yang sekian lama juga terombang-ambing dalam lautan angan absurd saya, apa masi bisa kembali ke tempat saya semula dengan selamat masih bernyawa? bagaimana cara saya menemukan kembali semangat untuk hidup dan kembali ke dunia nyata? saya tidak mengenal siapa saya.titik.

Tidak ada komentar: